Kamis, 10 September 2015

wisudaku air mataku



  Hari ini adalah hari yang sangat bahagia seharusnya untukku, tapi sayang tak ada kebahagiaan yang terlepas yang keluar dari hati kecilku hari ini.
Hemzzz!!!!
 kebahagiaan akan terasa lebih lengkap apabila kita dikelilingi oleh orang-orang yang kita cintai.
 berbicara tentang CINTA ada beberapa orang yang tentunya tidak diragukan lagi ketulusan cintanya yaitu keluarga, terutama orang tua. Keberhasilan dan perjuangan yang aku capai hari ini tidak terlepas dari cinta, kasih sayang, dukungan dari mereka, bahagiaku surga mereka dan deritaku pilu mereka..
**Cinta**
dan ada satu hal lagi mengenai Cinta bagi aku, ada beberapa penyemangat saat rapuh dan jatuh, disitu ada beberapa cinta yang aku temui, namun hanya ada 1 oranglah yang tak pernah terlepas Cintanya untuk aku. Yaaa kamu #orang yang aku harapkan saat ini mendampingiku sampai akhir hayat.. (kau tak hadir)

AKu berdiri mengenakan toga ini disebuah hotel yang megah, pandanganku tertuju pada mereka yang di damping oleh masing2 orang yang mereka cintai.. namun saya hanya menujukan pandangan saya dan meneteskan air mata, betapa saya bahagia saat ini namun saya juga sangat menderita lebih dari biasanya… dengan disertai senyuman aku berjalan menghampiri korsi kosong dan disitu aku curahkan semua kesedihan..

   Ibu yang telah mengandungku selama sembilan bulan, Ibu yang sudah memperjuangkan hidup dan matinya hingga aku dapat hadir di dunia ini, Ibu  juga yang telah merawatku dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, Ayah yang telah mendidikku, Ayah yang relah bekerja banting tulang ikhlas mengeluarkan keringat agar aku dapat nikmati hidup detik demi detik, hari demi hari bahkan tahun demi tahun, apakah yang harus aku lakukan untuk dpat membalas mereka ???????sering aku tutup kuping gak mau dengar nasehat mereka…….., sering bangat aku bohong kepada mereka untuk kepuasanku……., sering aku melawan jika meraka marah karena kenakalanku, sering juga aku banting pintu dihadapan mereka jika mereka tidak mengabulkan permintaanku…….., dan bahkan aku sering mengeluarkan kata-kata kasar yang gak pantas mereka dengar dari bibirku……….dasar cerewet, kuno, kolot, tapi apa mereka mememndam perasaan dendam terhadapku???????? 

       Tidak…….tidak…sama sekali, mereka dapat tulus memaafkan kehilafanku, mereka tetap menyayangiku dalam setiap hembusan nafas mereka bahkan mereka tetap menyebut namaku dalam setiap doa-doa mereka hingga aku menjadi seperti sekaran ini,
 ya allah………
betapa durhakanya aku, tak sadarkah aku bahwa mereka adalah orang yang sangat berarti dalam hidupku, langka-langkaku terhentih di hadapan mereka dan kupandangi  potret ayah dan ibu inci demi inci, badan yang dulu tegak, kekar kini mulai membungkuk, rambut yang dulu hitam kini mulai memutih dan kulit mereka yang dulu kencang kini mulai berkriput, ingin sekali kutatap mata mereka yang berbinar-binar dan mulai meneteskan air mata bahagia, air mata haru, air mata bangga melihatku memakai toga ini, ingin kucium tangan mereka, ingin kupeluk mereka sambil berkata
 “Ayah……..,
“Ibu………
yang aku berikan hari ini tidak cukup untuk membalas semua apa yang telah kalian berikan kepadaku selama ini..
tapi sayang aku bungkam saat ini, kata-kata yang ingin ku katakana pada mereka hanya impian saja tak menjadi nyata karna di hari bahagiaku tak dihadiri oleh mereka (ayah & ibu)
juga tak dihadiri oleh kekasihku,  orang yg selama ini setia menyemangatiku walaupun selalu di kecewakan oleh ku.

Untuk saat ini buat orang yang aku sayang dan buat orang yang menyayangiku..
MAAFKAN atas semua kesalahanku.
Hari ini aku bahagia untuk kalian bahagia.
Tapi aku nangis mengiris HATI

#penyesalan

I love you all
I will always love your’s



Tidak ada komentar:

Posting Komentar